Bagaimana Cara Menjadi “Pintar” Dalam Sekejap

” Imagination is more important than knowledge.” Albert Einstein

davinci-geniusDi dalam tulisan ini akan saya bongkar sebuah rahasia dari beberapa orang, yang sering dianggap pintar oleh orang lain. Mungkin setelah membaca judul dari tulisan ini, ekspektasi (harapan/ dugaan) anda adalah sebuah cara jenius untuk menjadi pintar dalam sekejap. Mungkin pula setelah membacanya anda akan kecewa karena tidak sesuai dengan ekspektasi tersebut. Tapi begitupun dapat saya jamin, Anda akan memperoleh sebuah cara paling mudah untuk menanamkan imajinasi kedalam orang-orang disekitar anda bahwa anda adalah orang pintar, atau bahkan jenius. Atau dengan kata lain, secara tidak disadari anda akan mampu menghipnotis Dosen anda, guru anda ataupun teman anda dengan sebuah sugesti bahwa ” Saya adalah orang pintar “

Pembaca : ” Ah, buat apa kalo cuma kelihatan pintar ? ”

Saya : ” Ya buat saya sangat penting, bukankah anda akan lebih mendengarkan (menjalankan) omongan orang yang anda anggap pintar ?  Seperti sebuah Buku, bukankah yang dilihat menarik tidaknya dari judul dan covernya terlebih dulu ? ”

Pembaca : ” Iya sih, tapi apakah tidak membuat kita menjadi sombong ? ”

Saya : ” Mau sombong atau tidak itukan terserah anda, bukan saya yang menentukan.”

Baiklah, itu sedikit gambarannya.  Dan satu lagi bahkan Einstein (ilmuan yang pernah menjabat sebagai orang terpintar/terjenius sedunia) -pun kelihatannya sepakat dengan saya itulah kenapa saya menuliskan kutipan beliau diawal tadi, bahwa ” imajinasi itu lebih penting daripada pengetahuan.”, baik itu kemampuan anda berimajinasi maupun kemampuan anda menanamkan imajinasi ke seseorang tentang siapa anda, lebih penting daripada apa yang anda ketahui. Dan satu lagi tentang quote Einstein dibawah ini yang mendukung pendapat saya 🙂

” Reality is merely an illusion, albeit a very persistent one. “

Kalau anda tidak paham anda bisa meng-copy pastenya di google translate, atur dari bahasa inggris ke bahasa indonesia pasti akan muncul tulisan seperti ini :

” Realitas hanyalah ilusi, meskipun yang sangat gigih.”

Jadi realitas atau kenyataan ini adalah sebuah ilusi, sebuah ilusi yang presistent, gigih, konsisten pokoknya yang terus-menerus sehingga seolah-olah nyata. Orang yang anda anggap berwibawa adalah orang yang menampilkan seolah-olah dia berwibawa dengan presistent dan seterusnya, dan kaitannya dengan tulisan ini tentu anda sudah paham. Nah sampai disini saya sudah anggap anda sependapat dengan saya, selanjutnya yang akan kita bahas pertama kali ini adalah :

APA SEBENARNYA PINTAR ITU ?

Jika teman-teman pembaca mempunyai makna pintar sendiri jangan sungkan untuk membagikannya disini, tapi sebelumnya akan saya kutip arti kata pintar dari KBBI (kamus besar bahasa Indonesia ) berikut :

pintar/pin·tar/ a 1 pandai; cakap: ia termasuk anak yg — di kelasnya; 2 cerdik; banyak akal: rupanya pencuri itu lebih — dp polisi; 3 mahir (melakukan atau mengerjakan sesuatu): mereka sudah — membuat baju sendiri;

Dari arti kata diatas kata pintar memiliki 3 buah arti kata yaitu :
pandai 1/pan·dai / cepat menangkap pelajaran dan mengerti sesuatu;
cerdik/cer·dik/ a  cepat mengerti (ttg situasi dsb) dan pandai mencari pemecahannya dsb;
mahir/ma·hir/ a sangat terlatih (dl mengerjakan sesuatu);
Jadi jika anda pada sebuah kesempatan menunjukkan sebuah perilaku dari salah satu di antara ketiga kata tersebut (pandai/ cerdik/ mahir) maka teman anda pasti akan menganggap pintar.
contohnya :
  • (pandai) Anda pandai dalam hal matematika, maka teman/ guru anda akan menganggap anda pintar matematika.
  • (cerdik) Suatu ketika anda mampu memecahkan sebuah teka teki logika, maka anda akan dianggap pintar dalam hal teka-teki.
  • (mahir) Anda mahir bermain catur dan mampu mengalahkan pemain catur hebat maka andapun akan dianggap pintar bermain catur.

Tiga kata tersebut adalah elemen-elemen pintar. maka cara untuk terlihat pintar yang pertama adalah :

1. GUNAKAN SALAH SATU DARI 3 ELEMEN PINTAR UNTUK MENUTUPI KELEMAHAN

Yang ingin saya coba sampaikan adalah, bahwa kita tidak perlu bisa menunjukkan tiga sifat dari ketiga kata tersebut untuk menjadi pintar. Jika anda tidak bisa mahir, cukup tunjukkan pandai ataupun cerdik.

Conohnya, dalam sebuah kasus saya kalah bermain catur dengan teman saya. Untuk tetap terlihat pintar saya cukup katakan,

” Tau gak ? dalam permainan catur itu membutuhkan kebiasaan, jadi semakin sering dia bermain. Semakin hebat permainannya, coba saja seorang profesor yang tidak pernah bermain catur pasti akan kalah bermain catur dengan orang desa yang setiap malam nongkrong di warung kopi sambil bermain catur.”

Dalam hal ini saya menggunakan ‘pandai’ (pandai dalam memahami) untuk memberikan kesan bahwa saya baik/hebat dalam hal menjelaskan tentang catur, walaupun saya kalah bermain dengannya. Dan tentu saja secara tidak sadar akan mengasosiasikan (menghubungkan) saya yang kalah seperti profesor yang kalah. dan tentu saja dalam pikiran teman saya, profesor itu orang yang pintar, pikiran bawah sadarnya akan menganggap bahwa saya pun pintar. Tentu saja kata-kata saya tersebut tidak saya ucapkan setelah bermain dan kalah dengannya, tapi saya ucapkan sebelum bermain dengannya atau bisa juga ketika ngobrol membahas permainan catur, atau ketika kita melihat dia sedang bermain dengan orang lain. Tentu saja dalam hal ini akan lebih mantap lagi kalo kita katakan mengenai fakta-fakta catur, seperti nama-nama strategi, nama-nama grandmaster dan cerita-cerita mengenai catur.cukup googling saja pakek hp kalian sebelum ngomong. Mudah kan 😀 .

Tapi yang perlu diingat jangan terlalu berlebihan, gunakan porsi yang pas dan jangan terus menerus, yang malah akan menimbulkan kesan bahwa kita “sok”. Buat mereka mengiyakan apa yang kita sampaikan. Jangan memberikan kesan kita tahu, tapi berikan kesan kita sedang memberikan informasi. sehingga bisa saya katakan bahwa trik kedua adalah :

2. BERIKAN MEREKA INFORMASI YANG MEREKA SUDAH TAHU

Selain memberikan informasi-informasi yang jarang diketahui orang, agar terlihat pintar pun kita juga harus memberikan informasi yang sudah diketahui oleh lawan bicara kita. Hal ini dikarenakan setiap orang memprioritaskan dirinya. Sehingga dia akan menganggap dirinya itu tahu, apalagi dibidangnya. Dan ketika kita menyampaikan apa yang dia ketahui dibidangnya, dia akan menganggap bahwa kita sama dengannya.

Contohnya kita lagi ngobrol dengan orang yang hobi skateboard, ketika ngobrol-ngobrol carilah kesempatan untuk mencari tau gerakan dasar skateboard. Lalu tanyakan kedia, “eh, sulit gak melakukan gerakan kickflick ?” maka dia akan menganggap kita orang yang pintar dengan wawasan yang luas.

Lakukan hal tersebut kepada orang yang lebih ahli di bidang tersebut daripada kita. Nah, kalau yang kita hadapi adalah orang yang tidak setara atau kurang ahli di suatu bidang, kita harus memberikan informasi yang mereka tidak tahu. ya alat yang pas untuk itu adalah google 🙂

3. ANTUSIAME – TRIK PINTAR DI MATA GURU/ DOSEN

Trik ketiga ini akan sangat efektif diterapkan di dalam kelas. Berikut saya berikan beberapa gambaran untuk menunjukkan antusiasme kita kepada dosen ataupun guru.

  • Sukailah pelajaran tersebut, jika tidak bisa maka berpura-puralah anda menyukainya.
  • Posisikan diri anda didepan/ di tempat yang mudah dilihat dosen/ guru tsb.
  • Jadikan diri anda menonjol dari yang lain, jika yang lain duduk di belakang anda didepan, jika yang lain tidak mencatat maka mencatatlah, pokoknya usahakan ada sedikit perhatian dari dosen/ guru anda, apalagi yang belum kenal dengan anda, berbedalah.
  • Tatap terus mata dosen / guru tersebut ketika menjelaskan.
  • Berikan anggukan-anggukan kecil ketika dia menjelaskan, hal ini akan membuat sedikit perhatian darinya, sehingga tunggu saja pasti ada moment ketika dia melihat kepada anda, pada saat itu berikan tatapan ketertarikan dan Antusias anda.
  • Jika ditawarkan suruh bertanya, jadilah orang pertama yang bertanya, dan paling banyak bertanya. Jika bingung bertanya, tanya sajalah apapun itu hal paling konyol atau yang paling mudah dimengerti sekalipun.
  • Tahan diri anda, untuk tidak berdiskusi dengan teman anda ketika guru sedang berbicara. Potong pembicaraan anda ketika tiba-tiba guru sedang berbicara. Hal ini membuat guru tersebut merasa dihormati dan diperhatikan.
  • Usahakan pada pertemuan pertama guru / dosen tersebut sudah mengenal dan ingat nama anda dengan trik-trik diatas.
  • Nikmati proses belajar untuk hari-hari setelahnya dengan ketertarikan dan banyak pertanyaaan, walaupun anda sendiri tidak paham dengan pelajaran tersebut. yang terakhir
  • Nikmati nilai anda 🙂

Yang paling penting pada trik ini adalah bagaimana memberikan kesan secara tidak sadar bahwa kita tertarik dengan lawan kita dan bidang yang digelutinya. Jadi tidak pada guru saja tapi pada teman dan kenalan.

4. BANYAK-BANYAKLAH MENCARI INFO UNIK DAN JARANG DIKETAHUI ORANG

5. CARILAH TEKA-TEKI LOGIKA, DAN BERSENANG-SENANGLAH DENGAN ITU

Waktu SMA saya suka memberikan teka-teki logika pada teman-teman, hal ini secara tidak sadar juga membuat kita memahami pola dari logika ketika mencarinya. Dan ketika kita memberi banyak teka teki dengan pemecahan logika yang tidak disangka membuat kita tampak pintar.

6. JADILAH YANG TERBIJAK

Dengan banyak membaca kata-kata bijak, dalam obrolan-obrolan dengan teman selipkan kata-kata bijak yang sesuai dengan obrolan tersebut, lakukan dengan santai tidak dalam kondisi serius. Itu membuat anda menjadi seorang yang terlihat bijak dan pintar mengatasi masalah. Belajarlah majas metafora dan membentuk kata-kata bijak anda sendiri dengan perbandingan metafora.

Percaya atau tidak dengan teknik ini saya sempat di beri panggilan “jen” (singkatan dari kata jenius ) oleh teman SMA saya yang luar bisa pintarnya, dia selalu juara 1 di kelas mulai kelas 1 sampai kelas 3.

7. SERING-SERINGLAH MENYIMPULKAN SETIAP ADA KESEMPATAN

Karena yang menyimpulkanlah yang paling tahu, itu yang ada disetiap orang. Maka berusahalah menyimpulkan pada setiap kejadian yang ada. Mulai sekarang belajarlah menyimpulkan. Itu hal yang mudah karena tinggal menarik

8. BANYAK-BANYAKLAH MENAMBAH WAWASAN

Tetap penting untuk menambah wawasan, banyak membaca entah itu berita atau apapun. itu  akan membuat anda tetap dianggap pintar.

————————————————————————————————————————

Percaya atau tidak teknik-teknik diatas yang membuat saya dianggap pintar oleh sekeliling saya. walaupun sebenarnya saya enggak lebih pintar dari mereka. bahkan untuk perhitungan dasar 7 x 6 cukup membuat saya mikir lama, hehe.

Tapi saya haruslah orang paling pintar dalam ruangan dimana saya berada. 🙂

https://i0.wp.com/images5.fanpop.com/image/photos/31900000/Patrick-Jane-s-Favorite-Quotes-patrick-jane-31983850-245-281.gif

Baiklah,jika anda memutuskan untuk menjadi orang pintar beneran ada 3 hal yang paling penting yang harus anda kuasai :

1. Pengetahuan – jelas orang yang paling banyak pengetahuannya adalah orang pintar.

2. Memory yang kuat – Percuma banyak pengetahuan tapi anda melupakannya.

3. Cerdas – Logika yang cerdas untuk mencerna dan mencari solusi.

———————

Ps. Saya sih lebih mementingkan terlihat pintar daripada pintar beneran, selain bermanfaat lebih mudah lagi 🙂

Iklan
Bagaimana Cara Menjadi “Pintar” Dalam Sekejap

5 pemikiran pada “Bagaimana Cara Menjadi “Pintar” Dalam Sekejap

  1. Novenya raya berkata:

    Dari akhir sampai awal emang saya banget…

    Semua kepribadian kakak. Menatap mata guru iu kebiasaan dan sangat saya sukai.

    Hanya saja saya berharap IQ 130 saya bisa jadi 162 seperti albert einstein. 😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s